Mendapat Kekuatan dari Orang Terdekat

"Dua orang yang bepergian bersama dapat menangkis serangan, tapi orang yang sendirian mudah dikalahkan. Tiga utas tali yang dijalin menjadi satu, sulit diputuskan." (Pengkotbah 4:12 BIMK)

Manusia itu unik ya.... Mandiri sih mandiri tapi kalau kita mau jujur, sebagai manusia kita tidak merasa secure (aman) dengan keadaan diri kita. Kita perlu memiliki orang yang dekat dengan kita untuk menguatkan kita, mungkin memberi pujian atau kritik yang membangun atau juga kata-kata yang menghibur ketika kita lagi "down"....

Ya, kita memang memiliki Tuhan Yesus. Tapi itulah sebagai manusia kita masih perlu teman yang bisa mendampingi kita di saat susah maupun senang. Saya kira itu juga sebabnya Tuhan Yesus tidak mengirim murid-muridNya secara sendiri-sendiri tapi berdua-dua dalam mengabarkan Injil....

Friends, kita perlu teman. Bila kita sudah berkeluarga, pasti mengerti bahwa suami/istri yang penuh pengertian jauh lebih bernilai daripada harta yang banyak. Liburan keliling dunia, tidak sebanding dengan duduk dekat, ngobrol akrab dengan orang yang kita sukai dan menyukai diri kita juga.

Kekuatan dari Teman Terdekat
Demikian pula ketika kita sedang diterjang badai kehidupan, entah di bisinis, pekerjaan, karir, apapun bentuknya. Kita akan merasakan kekuatan yang lain bila ada yang mendampingi kita. Kekuatannya berbeda..... Ketegaran dan kemantaban emosi kita pasti tidak sama.... Teman yang ada di dalam masa yang susah itu seperti benteng pertahanan yang menopang kita dari terpaan badai yang kuat,... :-}

Memang begitu semestinya. Jangan merasa salah kalau kita harus mendapatkan dukungan dari orang terdekat kita. Memang begitu adanya. Ketika Adam diciptakan, Tuhan memberikan "Penolong". Wow luar biasa. Memang sudah seperti itu design nya. Sebaliknya juga orang terdekat kita akan mendapatkan pertolongan dari diri kita ketika mereka mengalami masa-masa yang sulit dalam hidupnya.

Saudara-saudari, it is beautiful. Indah hidup dengan cara demikian. Demikian pula dalam situasi sebaliknya, saya temui true happiness akan dapat kita temui ketika kita mengalami liburan, keberhasilan, kekayaan materi bersama-sama dengan orang yang terdekat. Jauh berbeda dari mengalami itu semua sendirian.... so lonely...

Resep yang Dicuri 
Banyak orang tidak menglami prinsip yang luar biasa ini karena tidak mengerti atau tidak mengalami experience ini dalam persahabatannya, pernikahannya, atau dalam hubungan-hubungan yang dia miliki.

Rugi sekali. Bahkan bisa tragis dalam kehidupan beberapa orang. Berapa orang yang bunuh diri, lari pada narkoba atau menjadi gila karena dalam masa-masa sulit dia tidak memperoleh teman yang mendampingi melalui proses yang berat tersebut. Oh ya... Tuhan Yesus pasti adalah sumber kekuatan kita yang terutama. Itu sudah pasti. Itu tidak bisa ditukar dengan apapun juga. Amin.... Tapi selain itu kita perlu kekuatan dari orang-orang, pasangan, teman-teman yang Tuhan Yesus berikan kepada kita di dalam hidup ini.

"Dua orang yang bepergian bersama dapat menangkis serangan, tapi orang yang sendirian mudah dikalahkan. Tiga utas tali yang dijalin menjadi satu, sulit diputuskan." (Pengkotbah 4:12 BIMK)

Dapatkan dan Pelihara Baik Baik
Saudaraku...., hubungan yang baik dengan pasangan hidup, teman, sahabat, bahkan saudara kandung, perlu dipelihara. Sebab hubungan yang baik itu adalah kunci untuk memperoleh dukungan dan kekuatan ketika kita memerlukannya. 

Jangan buat orang terdekat menjadi jauh karena sikap-sikap kita sehingga ketika kita perlu, tidak ada orang yang menolong kita. Pasangan kita bisa saja duduk disamping kita, tapi apakah kita dapat merasakan empathy dan support yang tulus dari dia. Kita dan pasangan kita pasti paling mengerti apakah ada koneksi, hubungan yang terjalin kuat pada saat tersebut. 

Bila kita menjauhkan orang-orang terdekat kita dengan perkataan dan sikap kita,... jangan harap kita bisa mengalami dukungan ynag tulus dari mereka.

Banyak sekali nasehat di kitab Amsal dalam hal ini. Yang paling populer tentunya..
"Tinggal di sudut loteng lebih menyenangkan daripada tinggal serumah dengan istri yang suka pertengkaran." Amsal 25:24 BIMK 

Ini juga berlaku untuk para pria. Jangan kaget, jaman ini banyak juga pria yang cerewet dan suka ngomel. Nah kalau teman, pasangan kita tidak pernah betah dekat dengan kita dalam keadaan sehari-hari, bagaimana mungkin kita akan merasakan kedekatan yang powerful ketika kita diterjang badai. Mustahil.... Dan akan terasa dibuat-buat.

Kita perlu belajar berkata-kata yang baik dan pada tempatnya. Ah saya kira banyak sekali seminiar atau bacaan tentang hal ini. Namun menerapkannya sehari-hari lebih penting dan perlu.

"Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak." Amsal 25:11  

Awal Tahun Resolusi Baru
Saudara-saudariku, di awal tahun kita mungkin punya banyak resolusi. Namun satu hal ini tidak kalah penting. Mungkin banyak komitmen baru dalam karir, bisnis dan pekerjaan kita. Namun alangkah baiknya membuat komitmen untuk membuat orang-orang terdekat kita nyaman dalam hubungan yang kita miliki. Dengan sikap, dengan perkataan, dengan pemberian-pemberian, kita perlu memelihara dan mempererat hubungan-hubungan yang kita miliki. 

Be blessed,
Binsar

Tidak ada komentar: